Home / Berita Umum / Satu Keluarga di Palembang Dibacok Tetangga, 1 Diantaranya Tengah Hamil 7 Bulan

Satu Keluarga di Palembang Dibacok Tetangga, 1 Diantaranya Tengah Hamil 7 Bulan

Satu Keluarga di Palembang Dibacok Tetangga, 1 Diantaranya Tengah Hamil 7 Bulan – Satu keluarga di Seberang Ulu 2, Palembang, Sumatera Selatan, terserang oleh tetangganya sendiri. Mengakibatkan, lima orang alami luka, satu salah satunya tengah hamil 7 bulan.

Momen penyerangan satu keluarga ini berlangsung pada Senin (18/2/2019) petang mendekati azan Magrib. Enam korban luka ialah Estty Rahayu, Effendy (55), Sahropi (34), Husni (30), Dessy (36), dan Fahmi (25).

“Awalannya itu saya melalui ada becak motor si aktor di dalam jalan. Sudah sempat ditegur, eh justru geram serta mereka hadir bawa serta parang, langsung membacok kami dengan brutal,” tutur Fahmi waktu didapati di RS Muhammadiyah Palembang.

Bukan sekedar itu, Fahmi mengakui lihat beberapa keluarga aktor turut hadir ke tempat dengan membawa linggis. Bahkan juga mereka turut menyerang dengan membabi buta, termasuk juga menyerang Estty Rahayu, yang tengah hamil 7 bulan.

“Semua keluarga saya yang ada di dalam rumah terserang membabi buta. Bahkan juga itu ada yang bawa serta linggis. Sampai kami lari juga masih tetap dikejar,” tambah Fahmi.

Fahmi mengaku ia serta tetangganya sudah ada permasalahan. Akan tetapi ia tidak menyebutkan dengan terinci persoalan apakah yang berlangsung dengan tetangganya itu.

“Memang awal mulanya ada permasalahan, jadi saya pun tidak tahu sebab apakah. Mereka itu satu keluarga serta kami pun juga satu keluarga yang dibantainya selalu dengan parang. Termasuk juga istriku yang kembali hamil 7 bulan ini terkena,” tambah Fahmi.

Fahmi serta tetangganya tinggal di daerah yang sama serta cuma berjarak beberapa puluh mtr.. Aktor, disebutnya, sejumlah lima orang, dua salah satunya telah diamankan oleh Polsek Seberang Ulu 2, Palembang.

Dengan terpisah, Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu 2 Ipda Andri membetulkan telah ada dua aktor yang diamankan. Kedua-duanya sekarang ini tengah melakukan kontrol berkaitan motif penyerangan.

“Benar, kami masih tetap titel serta lidik. Tetapi telah ada dua aktor yang ditangkap. Untuk korban sendiri tengah BAP. Motif penyerangan apakah belumlah dapat diterangkan sebab korban pun tengah berobat,” kata Andri.

About admin