Home / indonesia / Sanusi Tidak Membahas Jadi Justice Collaborator |Peristiwa

Sanusi Tidak Membahas Jadi Justice Collaborator |Peristiwa

Sanusi Tidak Membahas Jadi Justice Collaborator |Peristiwa Pelaku penerima suap terkait pembahasan raperda reklamasi Jakarta, Mohammad Sanusi belum membahas soal dapat jadi Justice Collaborator dalam kasus suap Raperda Zonasi. Kalau jadi JC, Sanusi mesti terbuka ajaran uang mengalir ke mana & dari mana saja.

“Belum sempat dibicarakan bersama klien kami. Komisi Pemberantasan Korupsi boleh saja meminta namun itukan tergantung dari kemauan klien kami,” papar Khrisna di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis 21/7.

Terkait kasus suap pembahasan raperda reklamasi yang melibatkan Sanusi, Komisi Pemberantasan Korupsi sudah memanggil sekian banyak saksi seperti pihak Pemprov DKI Jakarta & DPRD DKI Jakarta. Pihak dari pengembang reklamasi seperti Akbar Podomoro Land & Besar Sedayu Kelompok turut diperiksa oleh penyidik terkait aspek tersebut.

Saksi-saksi yang berasal dari DPRD DKI Jakarta rata rata membantah terlibat atau turut pun dalam kongkalikong pembahasan raperda. Bahkan bos Akbar Sedayu Kelompok, Sugianto Kusuma alias Aguan senantiasa bungkam.

Tidak Cuma itu, terhadap agenda sidang terdakwa Ariesman Widjaja, Presdir Gede Podomoro Land, Rabu 13/7 penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi Jaksa Alif Fikri memutarkan rekaman nada percakapan Pupung alias Saiful Zuhri, manajer perizinan PT Akbar Sedayu Kelompok bersama Sanusi.

About admin