Home / Berita Umum / Pemudik Bisa Mampir Di SPBU Banjarnegara Gratis BBM Dengan Baca 1 Juz

Pemudik Bisa Mampir Di SPBU Banjarnegara Gratis BBM Dengan Baca 1 Juz

Pemudik Bisa Mampir Di SPBU Banjarnegara Gratis BBM Dengan Baca 1 Juz – Untuk warga atau pemudik yang melintas di jalur tengah yaitu di Banjarnegara-Wonosobo layak berusaha untuk beristirahat di sebagian SPBU di selama jalan nasional itu. Pasalnya, terkecuali dapat melepas lelahnya perjalanan, di SPBU itu warga dapat memperoleh BBM type pertalite dengan gratis.

Tapi ada prasyaratnya, yaitu membaca Alquran sekurang-kurangnya 1 juz terlebih dulu. Selesai membaca Alquran, warga atau pemudik memperoleh voucher yang dapat ditukar ke BBM type pertalite sekitar 2 liter.

Memanglah tidak semuanya SPBU di Banjarnegara serta di Wonosobo memberlakukan 1 juz = 2 liter. Cuma SPBU punya kelompok Katrako yang menyebar di selama jalan nasional di jalur tengah.

” Bila di Banjarnegara ada tujuh SPBU, sedang di Wonosobo ada dua SPBU yang menterapkan 1 juzz = 2 liter pertalite, ” jelas Manager SPBU Wangon, Banjarnegara Suratmo Dwi, Rabu (6/6/2018).

Untuk warga atau pemudik yang membaca Alquran namun tangki kendaraan dalam kondisi penuh, tidaklah perlu kuatir. Sebab, voucher ini tidak mesti segera diganti di hari yang sama. Tetapi, waktu berlaku sampai tgl 1 Syawal Hijriah.

Suratmo menjelaskan, kesibukan yang udah dijalankan mulai sejak tiga th. lantas ini ditujukan buat mengajak warga menaikkan beribadah di Bln. Ramadan. Terlebih, di Bln. Ramadan pahala juga akan dilipatgandakan.

” Program 1 juzz = 2 liter ini diawali mulai sejak 1 Ramadan saat kemarin. Sedang vouchernya dapat dipakai hari besoknya kalau tidak lebih dari 1 syawal, ” kata dia.

Cuma, penukaran voucher cuma dapat dijalankan di SPBU tempat mereka membaca Alquran. Hal ini buat mempermudah penukaran voucher dengan BBM.

Ia menuturkan, sampai sekarang ini rata-rata sehari ada sekitaran 30 orang yang turut membaca Alquran di musala SPBU. Umumnya, warga yang membaca Alquran ramai sesudah saat zuhur sampai ashar.

” Paling ramai habis zuhur. Umumnya yang datang membaca Alquran disini itu beberapa orang yang pulang sesudah kerja, ” katanya.

Untuk pengawasan, pihak SPBU bekerja bersama dengan pondok pesantren dekat dengan SPBU. Ia memohon satu diantara santri buat mengawasi pembacaan Alquran di musala SPBU. ” Tetapi tidak mengawasi dengan detil cuma memandang saja, ” tuturnya.

Salah seseorang pembaca Alquran, Siti Maekhasoh (44) menjelaskan baru saat pertama kalinya membaca Alquran di SPBU Wangon. Ia mengakui, tak ada voucher dianya udah teratur membaca Alquran dirumah, terlebih kala bln. Ramadan.

” Saya barusan tuntas membaca 2 juz. Jadinya bisa dua voucher, ” tutur warga Kelurahan Semampir, Banjarnegara.

About admin