Home / indonesia / Partai Kecil Dilarang Ajukan Capres? | Politik Nasional

Partai Kecil Dilarang Ajukan Capres? | Politik Nasional

Partai Kecil Dilarang Ajukan Capres? | Politik Nasional Pemerintah berencana untuk melarang parpol (partai politik) baru untuk mengusung capres (calon presiden) dan cawapres (calon wakil presiden) dalam Pemilu (Pemilihan Umum) tahun 2019 terus mendapatkan kritikan.

Masykurudin Hafidz selaku Koordinator Nasional JPPR (Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat) menilai jika tidak membutuhkan adanya sebuah syarat minimal dalam perolehan kursi maupun perolehan suara dalam pemilu sebelumnya guna mengajukan capres maupun cawapres dalam Pemilu Tahun 2019 mendatang. Masykurudin Hafidz beranggapan, idealnya semua partai politik yang ikut dalam gelaran pemilu bisa mengajukan salah satu capres atau cawapres pilihan mereka. “Tidak perlu terdapat batasan pada syarat untuk mengajukan pasangan calon presiden.”ungkap Masykurudin.

Pada konteks pemilu bersama, setiap partai politik mempunyai kans sama pada proses pilpres  serta cawapres yang berpengaruh terhadap pemilihan anggota dari legislatif. “Tidak perlu terdapat syarat minimal terkait jumlah kursi maupun perolehan suara dalam pemilu pada sebelumnya yang dapat menjadi acuan guna mengajukan seorang capres maupun cawapres.”

Dia berkata jika pemberlakuan syarat atau pembatasan justru akan semakin membuat partai politik baru atau kecil cenderung ikut dengan keinginan dari partai-partai besar yang ada di Indonesia.

About admin