Home / internasional / Papua Nugini Berambisi Ingin Jadi Negara Kulit Hitam Terkaya

Papua Nugini Berambisi Ingin Jadi Negara Kulit Hitam Terkaya

Papua Nugini Berambisi Ingin Jadi Negara Kulit Hitam Terkaya – Papua Nugini (PNG) bernafsu jadi negara kulit hitam paling kaya di dunia dalam 10 tahun. Walau sebenarnya rangking ekonomi negara ini sekarang ini menempati rangking 153 dari 189 negara di dunia. Rangking ini tempatkan Papua Nugini lebih baik dari Suriah serta dikit lebih jelek dari Myanmar.

Tekad besar ini dilemparkan oleh Pertama Menteri negara itu, James Marape. Bebeerapa orang yang pesimis dengan koar-koar Marape menyebutkan janjinya itu ialah suatu yang mengada-ada.

Karena, perjuangan Papua Nugini untuk mencapai predikat itu cukup berat. Sekarang ini negara kulit hitam yang paling terindustrialisasi ialah Trinidad serta Tobago. Negara ini mempunyai ekonomi yag 833 % lebih baik dari Papua Nugini. Bila Bermuda yang dikuasai Inggris dimasukkan dalam hitungan ini, karena itu pekerjaan itu akan semakin berat.

Bila ingin menaklukkan beberapa negara kulit hitam ini, karena itu perkembangan Papua Nugini harus pecahkan rekor dunia. Negara itu butuh tumbuh 30 % pertahun, tiap tahunnya, sepanjang 10 tahun.

“PNG belum pernah alami perkembangan 30 % di waktu dulu. Tidak ada pula negara yang sudah pernah umbuh sebesar itu, paling tidak tidak pada saat yang lama beruntun,” jelas Maholopa Laveil, pengajar ekonomi di Kampus Papua Nugini, seperti diambil AFP, Minggu (16/6).

Untuk sampai ambisinya itu, Marape kelihatannya menyimpan keinginan pada penambahan penghasilan atas gas alam. Dia menyaratkan peluang akan menegosiasi lagi kontrak gas alam cair (LNG) dengan Keseluruhan serta ExxonMobil.

Dia akan melipatgandakan produksi gas alam nasional supaya lebih berguna buat perekonomian lokal. Ia janji untuk hentikan export kayu keras yang belum diolah serta menangani korupsi.

Tapi strateginya dibarengi dengan efek. Karena, sampai kini negara itu begitu tergantung pada industri gas alam. Mengakibatkan, menurut Bank Dunia ekonomi negara itu riskan atas keadaan pasar daya dunia serta musibah alam. Awalnya, gempa 7,5 SR sudah membekukan produksi serta menjatuhkan ekonomi negara itu di 2018.

About penulis77