Home / Berita Umum / KPU RI Mendapat Gugatan Dari KPU Jawa Barat

KPU RI Mendapat Gugatan Dari KPU Jawa Barat

KPU RI Mendapat Gugatan Dari KPU Jawa Barat – Proses seleksi penentuan komisioner KPU Jawa barat disoal beberapa pihak. Pasalnya beberapa nama tidak diduga raib dari daftar peserta seleksi yang dilaksanakan KPU RI itu.

Ada enam nama yang hilang dari daftar calon komisioner KPU Jawa barat itu. Satu diantaranya Ketua KPUD Tasikmalaya Deden Nurul Hidayat.

Deden menyampaikan tanggal 31 Juli terus namanya muncul dalam 14 orang yang dinyatakan lolos serta dapat ikuti fit and profer test oleh KPU RI. Pelaksanaan fit and proper test diskedulkan tanggal 14 September terus, akan tetapi pada akhirnya diundur.

” Nama saya berbarengan lima nama lainnya telah dinyatakan masuk serta lolos di empat belas besar, bahkan juga saya mau melakukan fit and proper test oleh KPU RI. Tetapi nyata-nyatanya team seleksi menundanya serta pada akhirnya nama saya berbarengan lima calon lainnya ditukar sama nama yang baru ” kata Deden di kantor KPUD Tasikmalaya, Jalan Badak Paeh, Kamis (27/9/2018) .

Terasa dicurangi, ia berbarengan lima calon yang lain merencanakan menuntut KPU RI. Hingga KPU RI dapat membatalkan ketetapan tujuh komisioner yang dipilih sekarang.

Tidak hanya itu, Deden akan juga memberikan laporan KPU RI ke DKPP berkenaan pelanggaran asas penyelenggaraan pemilu. Tuntutan perdata ke pengadilan negeri juga ditempuh jadi bentuk usaha untuk rubah rugi material.

” Yah saya dapat PTUN kan KPU RI. Selalu laporkan KPU RI ke DKPP sebab tidak mematuhi asas ” jelas dia.

Parahnya lagi, SK pengesahan 14 komisioner dipilih di keluarkan 20 September. Sesaat pelaksanaan fit and proper test tanggal 21 September.

” Ini kan aneh, fit and propertes belumlah diadakan, nama komisioner yang lolos telah ada tanggal 20 September atau satu hari sebelum tes ” papar Deden.

Deden mengakui dapat legowo tidak diambil kalau proses rekrutmen komisioner KPU Jawa barat berjalan terbuka serta profesional.

About admin