Home / Berita Umum / Jokowi Bicara Soal Papua Di Selandia Baru

Jokowi Bicara Soal Papua Di Selandia Baru

Jakarta : Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta dan Ibu Negara Iriana baru saja ini mendatangi Wellington, Selandia Baru. Jokowi serta Iriana pernah berhubungan dengan pelajar, salah satunya yang dibicarakan tentang Papua.

Jokowi yang diterima 40 orang termasuk juga 18 mahasiswa asal Papua laksanakan session bertanya jawab. Marvey Ajoomi, salah satunya mahasiswa asal Papua ini bertanya bab sambungan hidupnya serta sebagian rekannya sesudah menyelesaikan studinya di Selandia Baru.

” Anak-anak Papua dapat bekerja baik di BUMN, kantor-kantor pemerintah ataupun swasta. Jangan sempat sangsi tentang hal semacam tersebut, ” kata Jokowi dalam launching yang di terima Medcom. id, Jakarta, Rabu, 28 Maret 2018.

Tidak cuma itu, pada kunjungan itu Jokowi juga terima pertanyaan sekitar Raja Ampat yang sampai waktu ini dipandang tidak di promosikan lebih luas oleh pemerintah. Perlakuan pemerintah berbanding terbalik dengan tempat wisata di Bali serta Lombok yang di promosikan dengan luas bahkan juga lewat on-line.

Menurut Jokowi, tidak di promosikannya Raja Ampat adalah jadi usaha hindari rusaknya lingkungan di tanah Papua. ” Pemerintah berniat tidak laksanakan itu supaya bidang wisata di Papua tetaplah alami, ” kata Jokowi.

Jokowi menyebutkan, pemerintah tidak mau berlangsung pendayagunaan terlalu berlebih kepada tempat wisata itu. Dia cemas makin banyak pengunjung jadi makin banyak juga tumbuhan laut serta batu karang rusak.

” Terbangun keasliannya serta luput dari rusaknya lingkungan seperti batu karang, tumbuhan laut serta beda sebagainya, ” tuturnya.

Didepan mahasiswa itu, Jokowi mengakui tengah menyiapkan pembangunan bandara untuk penerbangan segera dari Auckland atau Sydney ke Jayapura atau Biak

” Sedang direncanakan tapi jalurnya ke Biak, bukanlah Jayapura, ” ucapnya.

Duta Besar RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya menyampaikan, kalau KBRI Wellington merajut hubungan kerja dengan beragam pihak di tanah air dalam rencana penyaluran ke beberapa tempat kerja. Salah satunya dengan Garuda Indonesia.

” Dengan Garuda Indonesia telah ada persetujuan untuk terima dua puteri Papua lulusan sekolah penerbangan di Nelson untuk jadi pilot maskapai penerbangan nasional, ” kata Tantowi.

Tidak cuma di perusahaan berplat merah itu, empat instansi penyiaran swasta di Indonesia tengah juga tengah menantikan putra-putri paling baik Papua untuk di terima jadi pembaca berita.

” Terbuka juga untuk di terima jadi pembawa acara serta reporter di stasiun tv mereka, ” pungkas Tantowi.

About admin