Home / Berita Umum / Di Pilpres Rusia Kalla Dan Jimly Membahasnnya

Di Pilpres Rusia Kalla Dan Jimly Membahasnnya

Jakarta : Bekas Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie serta Wakil Presiden Juiceuf Kalla mengupas penyelenggaraan pemilu presiden Rusia 2018. Jimly belum lama kembali jadi observer pilpres Rusia.

” Jadi Presiden Vladimir Putin dipilih kembali ke-4 kali dengan kemenangan telak yakni 76 %. Saya berikan penilaian saya ke Ayah Wakil presiden kalau konstitusi Rusia lain sama kita, ” kata Jimly di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Maret 2018.

Jimly menuturkan ketentuan di Rusia mengatakan presiden cuma bisa menjabat sepanjang dua periode dengan berturut. Tetapi, tidak ada restriksi apakah sesudah itu bisa mencalonkan sekali lagi atau tidak.

” Dua periode pertama udah 8 th., lantas (Putin) jadi PM (perdana menteri) . Lalu, jadi presiden sekali lagi untuk ke-3 serta ke-4, ” terang Jimly.

Kesempatan Putin untuk kembali maju terbuka di masa depan. Putin dapat jadi perdana menteri sesudah periode ini usai. Apalagi, umur orang nomor satu Rusia itu baru 61 th..

” Ini kesamaan perlu untuk kita cermati karna China juga ditiru. Sebagian minggu lantas, Presiden Xi Jinping lakukan perubahan konstitusi yang sangat mungkin jadi presiden seumur hidup. Ini kesamaan yang menarik, ” kata dia.

Diluar itu, Jimly juga menuturkan, Putin maju lewat jalur berdiri sendiri. Paslanya, elektabilitas Putin menggapai 80 %.

” Keunggulan Rusia membolehkan ada calon berdiri sendiri, tidak bergantung parpol. Ini menarik jadi perbandingan kesusahan yang dihadapi bangsa Indonesia. Ini yang kami diskusikan. Serta Pak Wakil presiden sangatlah minat menyikapi, jadi pelajaran menarik, ” terang Jimly.

About admin