Home / Uncategorized / Bea Cukai Serta BNN Berhasil Meng Gagalkan Penyeludupan Narkoba

Bea Cukai Serta BNN Berhasil Meng Gagalkan Penyeludupan Narkoba

Bea Cukai Serta BNN Berhasil Meng Gagalkan Penyeludupan Narkoba – Pemerintah Indonesia sudah menyebutkan perang pada peredaran narkoba. Prinsip ini dilandasi atas bahaya yang bisa diakibatkan narkoba dan usaha membuat perlindungan generasi muda Indonesia.

Searah dengan hal itu, beberapa aparat penegak hukum selalu tingkatkan pengawasan pada peredaran narkoba di pintu-pintu masuk negara Indonesia.

Pastinya, supaya pengawasan yang dikerjakan lebih efisien serta bisa mencapai semua lokasi Indonesia, dibutuhkan kerja sama serta kolaborasi pada lembaga yang berwenang.

Program pemerintah dalam mensupport prinsip memerangi peredaran narkoba juga sudah di luncurkan. Salah nya ialah program Penertiban Import Berisiko Tinggi yang digagas Kementerian Keuangan lewat Bea Cukai.

Terkecuali lakukan penertiban pada beberapa praktek import berisiko tinggi di beberapa pelabuhan paling utama, penambahan pengawasan juga dikerjakan di titik-titik riskan penyelundupan barang larangan serta restriksi, satu diantaranya narkotika.

Kesempatan ini kolaborasi positif Bea Cukai serta Tubuh Narkotika Nasional berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika dari Penang, Malaysia ke Nanggroe Aceh Darussalam.

Pada Senin (18/09/2017), petugas paduan Bea Cukai Lokasi Aceh, Unit Pekerjaan Patroli Laut BC Patkor Kastima 23A, BNN, serta BNN Kota Langsa berhasil menghindar kapal Boat Oscadon yang membawa 137, 69 Kg methamphetamine (sabu) serta 42. 500 butir pil ekstasi.

Berdasar pada info orang-orang yang menyebutkan juga akan ada transaksi narkotika lewat jalur laut di perairan Aceh, petugas paduan lakukan pengawasan di perairan Idi Rayeuk serta Peureulak, Aceh Timur, dan penyelidikan di daratan kota Lhokseumawe sampai Langsa.

Petugas paduan dengan patrol laut Bea Cukai memperoleh info kalau juga akan ada kapal boat yang pergi dari Malaysia pada 17 September 2017 sekitaran jam 21. 34 WIB serta juga akan menghadap ke perairan Ujung Curam, Aceh Timur.

Direktur Penindakan serta Penyidikan, Direktorat Jenderal Bea Cukai, Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, mengungkap kalau berdasar pada info yang didapat, petugas paduan berencana taktik penindakan kapal boat itu.

” Petugas mempertimbangkan saat kehadiran kapal boat itu supaya penindakan ini berhasil dikerjakan dengan perhitungan titik koordinat di mana tempat koordinat Penang ada di 5°28’388 ” U/100°04′ 097” T serta tempat Ujung Curam ada di 5°05’053 ” U/97°39’932′ T. Berdasar pada perhitungan, jaraknya 146 Km. serta memerlukan saat lebih kurang 18 jam untuk menjangkau Ujung Curam, ” ungkap Wijayanta.

Sekitaran jam 13. 00 WIB petugas Patroli Bea Cukai, serta BNN merasakan satu kapal nelayan yang disangka kuat kapal sebagai sasaran operasi kali serta lakukan pengejaran atas kapal itu.

Dalam pengejaran kesempatan ini, beberapa anak buah kapal nelayan itu kabur dengan buat kapal jatuh di pinggir pantai Ujung Curam. Petugas lalu mengamankan kapal itu serta lakukan kontrol.er

About admin