Home / kriminal / 3 Bandar Sabu Dari Malaysia Akan Di Hukum Mati

3 Bandar Sabu Dari Malaysia Akan Di Hukum Mati

3 Bandar Sabu Dari Malaysia Akan Di Hukum Mati – Tiga warga negara (WN) Malaysia, dua salah satunya yaitu sepasang suami istri, tetaplah dihukum mati. Ketiganya dapat dibuktikan mengedarkan 52 kg sabu serta 140 ribu butir ekstasi.

Pasangan suami istri itu yaitu Toor Eng Tart – Ooi Swee Liew dengan kata lain Asoh. Mengenai satu lagi yaitu Phang Hoon Ching. Sepasang pasutri itu di tangkap di Hotel Red Planet pada 27 Desember 2015. Waktu di tangkap, petugas temukan 140 ribu butir ekstasi serta sabu seberat 51, 8 kg.

Penangkapan pasutri itu buntut kicauan Phang Hoon Ching. Toor Eng mengakui dijanjikan RM 5. 000 apabila sukses mengantar barang itu ke Jakarta. Gaji 5. 000 Ringgit diberikan seseorang bandar ekstasi, Akong yang masihlah DPO pada Toor.

Atas tindakannya, ketiganya lantas diolah dengan cara hukum. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) tak berikan ampun dengan ajukan tuntutan mati. Gayung bersambut. Tuntutan mati itu dikabulkan semuanya oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) pada 29 September 2016.

Atas vonis itu, ketiganya tak terima serta ajukan banding.

” Memperkuat putusan PN Jakbar lepas 29 September 2016, Nomor 770/Pid. Sus/2016/PN. Jkt. Brt, yang disuruhkan banding itu diatas. ­ Memerintahkan Terdakwa I serta Terdakwa II tetaplah ditahan. Membebankan pada Negara untuk membayar cost perkara pada dua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding sebesar nihil, ” sekian lansir situs MA, Selasa (4/3/2017).

Untuk pasutri Toor Eng Tart – Ooi Swee Liew dengan kata lain Asoh diadili oleh ketua majelis Purnomo Rijadi dengan anggota Humuntal Pane serta Zubaidi Rahmat. Mengenai Phang Hoon Ching diadili oleh Elang Prakoso Wibowo, Achmad Subaidi serta M Yusuf.

Terlebih dulu, Kepala Kejari Jakbar, Dr Reda Manthovani, menyebutkan kejaksaan bakal senantiasa lakukan penuntutan dengan cara optimal untuk bandar narkoba yang coba jual barang haram di wilayahnya. Reda menginginkan jadikan lokasi hukumnya sebagai neraka untuk penjahat narkoba.

Dari sisi usaha hiburan malam, lokasi Jakbar adalah surga penjual narkoba. Ramainya diskotek serta club malam bikin usaha barang haram ini laku manis. Sebagian club malam menjamur di lokasi Hayam Wuruk, Taman Sari, Mangga Besar dsb.

” Memanglah disini surga untuk jualan narkoba semua type. Namun janganlah berharap bakal dihukum enteng! Kita tidak bakal main-main sama penjahat narkoba, kita akan tuntut optimal bila butuh kita berikan tuntutan mati, ” kata Reda sekian waktu lalu.

About admin